SUPER-LIZER HILANGKAN NYERI TANPA OBAT DAN SUNTIK

Dari judulnya kayak udah nggak asing ya? Sering baca iklan seperti itu kan? Tapi kali ini beda. Ada ilmu dan tata cara formalnya yang bergaransi dari tenaga kesehatan. Dan alat ini juga termasuk alat kesehatan yang berbasis teknologi modern.

Siang itu, kebetulan ada undangan seminar demo alat ini di sebuah rumah sakit di Yogyakarta. Alhamdulillah akhirnya bisa juga mengikutinya meski telat beberapa menit. Agak susah mencuri-curi waktu karena anak-anak tidak ada yang nungguin sedangkan suami masih di Palu. Beruntung banget bisa mendapat update ilmu baru tentang penatalaksanaan nyeri tanpa obat atau pun injeksi. Acara yang dilaksanakan di Rumah Sakit Ludira Husada ini berhasil kuikuti dengan sempurna. Insyaallah semua karena ridla Allah, aamiin!

Nyeri boyok, nyeri lutut? Duh, nggak kebayang rasanya seperti apa? Itu dulu, sebelum usia mencapai kepala tiga, ya kan? Saat kepala tiga di depan mata ternyata memang penyakit itu mulai mengetuk. Pinggang lebih mudah capek dan pegal, juga sendi lutut mulai membuktikan teori yang selama ini hanya sebatas tulisan.

Ada Yang Takut Minum Obat?

Paksaan minum obat saat kecil kerap dibawa hingga dewasa. Anti minum obat bahkan saat badan benar-benar sakit pun masih berpikir ulang, mau minum obat atau tidak? Karena mind set yang sudah terlanjur terbentuk bahwa minum obat itu merupakan ancaman yang sangat mengganggu. Entah terkait dengan ketakutan berbagai efek samping yang timbul atau memang tidak suka dengan rasa obat yang, hemm memang rasanya pahit kan?

Ada loh yang bahkan hingga dewasa mengalami fobia terhadap obat. Boro-boro bisa minumnya dengan seteguk air putih, sudah berusaha pakai pisang ambon sebiji eh sebatang pun tetap saja gagal (pisangnya aja yang ketelan J )

Lantas, benarkah cara kita, saat sakit yang kita rasakan awalnya kita abaikan saja karena nanti pasti sembuh dengan sendirinya?

Hayo, Kamu Termasuk yang Mana?

Ternyata, yang namanya sakit akut itu harus segera diobati loh, sebelum akhirnya nyeri itu meningkat levelnya menjadi Cascade nyeri, atau nyeri kronis yang pengobatannya justru lebih susah. Nyeri akut yang muncul harus segera di blok alur nyerinya dengan obat anti nyeri dosis tinggi. Nyeri akut yang perlu diobati meliputi nyeri pinggang yang bisa dikarenakan masalah otot, tulang atau sendi juga masalah dari saraf.

Mengapa harus antinyeri dosis tinggi? Karena agar tujuan pengeblokan sensasi nyeri berhasil dan nyeri tidak menjalar ke level berikutnya. Obat antinyeri dosis tinggi?

Hampir semua obat rasanya  pahit, ya kan? Ya memang. Kalau manis namanya gula. Sepahit apapun obat, saat kita butuhkan maka kita akan harus legowo untuk meminumnya dengan suka rela. Ada yang hingga dewasa masih saja fobia dengan minum obat apalagi suntikan?

Nah, ini berita gembira buatmu! Teknologi ternyata tak hanya membahas naik ojek jadi bisa super murah dan super mudah. Atau pesan makanan hanya dengan menggerakkan jari jemari saja melalui aplikasi online.

Super-Lizer, Mesin Gelombang Sinar Pereda Nyeri Non Obat
Sumber: doc. pribadi

Teknologi kali ini yang sangat membantu di bidang kesehatan adalah, ditemukannya alat yang menghasilkan gelombang sinar. Namanya Super-Lizer, sebuah alat yang menghasilkan gelombang sinar yang jika dilihat dari panjang gelombangnya lebih mirip dengan sinar infra merah, namun daya penetrasi atau daya tembusnya lebih dalam hingga mencapai 5 cm dari permukaan kulit.

Sinar super-lizer ini bekerja mem-block pernjalaran nyeri yang disebabkan oleh berbagai macam hal. Pemakaiannya akan langsung diawasi oleh tenaga kesehatan yang berpengalaman dan dengan durasi yang telah ditentukan dalam standar layanan prosedur.

Beberapa keunggulan dari alat super-lizer si pereda nyeri bukan obat bukan injeksi ini Antara lain:

  1. Mampu merelaksasi otot yang kencang
  2. Melancarkan peredaran darah melalui mekanisme vasodilatasi atau pelebaran pembuluh darah
  3. Penetrasi ke jaringan memiliki focus yang bagus dan kedalaman radiasi hingga 5 cm
  4. Mampu meredakan bermacam nyeri kecuali nyeri karena cancer / keganasan
  5. Mampu menyembuhkan luka diabetikum / luka karena sakit kencing manis dengan lebih cepat
  6. Hampir tidak memiliki efek samping dalam pemakaian di bawah pengawasan tenaga kesehatan.

Berapa durasi yang dibutuhkan untuk terapi?

Terapi menggunakan alat ini membutuhkan waktu sekitar 7 – 10 menit per titik terapi. Untuk satu lokasi nyeri, missal sendi lutut biasanya diperlukan beberapa titik penyinaran hingga total durasi terapi keseluruhan untuk satu sendi mencapai 20 – 30 menit.

System terapi dengan cara rutin per paket. Satu paket terapi biasanya sebanyak 6 kali terapi dengan selang waktu yang akan disesuaikan pada masing-masing kasus nyeri.

Dari percobaan alat yang dilakukan pada pasien nyeri lutut dengan level nyeri 8, setelah mendapat terapi sinar ini selama 10 menit, level nyeri berkurang menjadi 4.

Gimana, di Rumah Sakit sekitarmu sudah ada alat ini? coba cari informasinya, siapa tahu suatu saat membutuhkannya untukmu atau keluargamu atau teman-temanmu?

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *