Dosis Obat Haruskah Dihafalkan? Serahkan Saja Pada Kantong Memori Raksasa Bernama Internetnya Indonesia

“Mbak, sepertinya lukanya membusuk, ya?” Sebuah pesan masuk melalui media sosial dengan logo berwarna hijau. Beberapa saat setelah sebuah foto kuterima. Di dalam foto itu terlihat jari telunjuk tangan kiri dengan luka menganga yang terlihat memutih di sekeliling garis luka. Menyimpan nanah dan membengkak. Duh!

Foto luka sayatan infeksi yang dikonsultasikan (Sumber: doc.pribadi)

Beberapa tahun terakhir ini aku sengaja membuka konsultasi kesehatan gratis melalui aplikasi whatsapp. Ya, layanan chatting yang mengandalkan jaringan internet ini begitu besar manfaatnya. Terutama semenjak pandemi melanda, di mana semua orang takut keluar rumah untuk pertama kalinya. Melalui internetnya Indonesia aku bisa membagikan ilmu kedokteran lebih luas lagi. Tak lagi terbatas pada orang yang dapat bertemu muka, namun juga orang baru yang sudah menyimpan nomor kontakku. Konsultasi bisa melalui pesan text ataupun multimedia seperti gambar, foto bahkan video.

Beruntung sekali jaringan internet Indonesia mengalami perkembangan yang sangat pesat. Telkom Indonesia yang merupakan provider paling popular di Indonesia pun meluncurkan produk layanan Internetnya Indonesia. Bernama IndiHome, merupakan singkatan dari Indonesia Digital Home (Persero) Tbk. Produk berupa paket layanan komunikasi & data seperti telepon rumah (voice), Internet (
Internet On Fiber atau high speed Internet, dan layanan televisi Interaktif (UseeTV Cable, IPTV).

IndiHome resmi diluncurkan pada tahun 2015 dan merupakan salah satu program dari proyek utama Telkom Indonesia. Hingga pada bulan Mei 2015 pelanggan IndiHome sudah mencapai angka 350. 000 pelanggan di seluruh Indonesia (Sumber: Wikipedia.org).


Teman-teman komunitas, wali murid dari sekolah anak atau bahkan siapapun kenalan baru yang sudah menyimpan nomor kontakku, bisa berkonsultasi masalah kesehatannya kapanpun.


Sangat besar manfaat internet saat ini. Dibandingkan dengan beberapa tahun yang lalu di mana mengirim pesan text hanya bisa melalui Short Message Service. Pengiriman pesan ini akan dikenakan biaya Rp 350,- meski hanya memuat satu karakter atau 160 karakter. Bahkan untuk mengirimkan sebuah foto melalui MMS (Multi Media Service) harus merogoh pulsa setidaknya Rp2.100,- untuk setiap gambar dengan kapasitas 300 kb.


LANCAR KONSULTASI KESEHATAN GRATIS MENGGUNAKAN INTERNETNYA INDONESIA


Jam sudah menunjukkan angka Sembilan, waktunya tidur. Aku baru saja mematikan lampu ketika tiba-tiba sebuah pesan masuk ke HP.


“Mbak, ini lukanya sepertinya membusuk, ya? Apa yang harus kulakukan?” Aku memang keberatan dipanggil “Dok” jika di luar rumah sakit. Selain menimbulkan gap, panggilan tersebut juga membuat obrolan menjadi kaku menurutku. Dan itu, tidak enak.


Sayangnya si “pasien virtual” ini takut periksa. Tidak mau disarankan berobat ke UGD rumah sakit atau puskesmas. Oiya ini Jogja, kota di mana banyak terdapat apotek 24 jam masih buka. Ya memang tidak tutup kan, namanya juga 24 jam. Jadi, paham betul aku harus membalasnya bagaimana.


Tak berpikir lama akhirnya aku buka browser, aku ketikkan beberapa keyword. Sedetik kemudian muncul bermacam informasi obat lengkap dengan gambar kemasan, komposisi juga keterangan lengkap tentang tatacara penggunaannya. Jadi selain nama obat, bentuk kemasannya seperti apa juga sangat membantu pasien menemukan obat yang tepat. Terutama data mengenai ancer-ancer harga obat tersebut, sehingga bisa memilih yang paling sesuai dengan kondisi kantong mereka.


Selain obat, juga kujelaskan bagaimana cara merawat luka yang baik. Tentu saja dengan catatan bahwa pasien bersedia dan berani merawat luka sendiri. Jika agak rumit tak jarang aku membantunya membuat gambar mengenai step-step yang harus dilakukan. Bahkan tak jarang juga aku membuat tutorial berupa video agar apa yang aku pesan bisa tersampaikan dengan sempurna.


Semudah itu mentransfer informasi, hanya membutuhkan modal paket internetnya Indonesia. Meski demikian, tak semua kasus dapat dilakukan konsultasi via online tanpa diperiksa fisik. Konsultasi ini hanya dibatasi untuk kasus-kasus tidak darurat, yang membutuhkan penanganan sederhana dan membutuhkan obat yang bisa dibeli di apotek tanpa menggunakan resep. Sehingga konsultasi ini hanya memfokuskan untuk menuntun langkah-langkah penangan pertama pada suatu penyakit.

Melaporkan perkembangan perawatan luka setelah perawatan luka sendiri, sumber: doc. Pribadi


Sedangkan untuk kasus-kasus yang sifatnya darurat lebih diutamakan disarankan untuk langsung periksa ke IGD rumah sakit terdekat. Dengan pertolongan pertama yang dapat dilakukan untuk mencegah bahaya lebih lanjut sebelum sampai ke rumah sakit.


Ide ini cukup lama tercetus. Berawal dari keinginan untuk membantu para bunda di Indonesia terutama yang tinggal di daerah pelosok. Meski zaman telah modern namun di suatu tempat di luar pulau sana masih banyak yang kekurangan tenaga kesehatan. Seandainya bisa membekali dengan ilmu kesehatan, setidaknya para bunda bisa waspada dan mempersiapkan obat-obatan apa saja yang dibutuhkan untuk pertolongan pertama pada sakit. Atau bisa juga pembekalan ilmu pertolongan pertama pada kecelakaan yang kerap terjadi di lingkungan keluarga.

Kegiatan baksos pengobatan gratis secara offline berhasil lancar, setelah dilakukan koordinasi online. Sumber: doc. Pribadi


Contoh paling lumrah terjadi adalah kecelakaan terkena air panas. Sangat jarang yang mengetahui bahwa pertolongan pertama sangatlah mudah. Hanya memerlukan air mengalir sebanyaknya untuk mengairi daerah kulit yang terkena panas. Hal ini dilakukan selama minimal 30 menit atau sampai kulit tidak lagi terasa panas saat dikeluarkan dari aliran air. Namun apa yang sering terjadi? Karena keterbatasan ilmu lah, kebanyakan dari mereka justru menyiramnya dengan minyak tanah, oli, kopi bubuk atau yang paling sering digunakan adalah produk odol yang digunakan untuk membersihkan gigi. Selain menambah rumit pertolongan selanjutnya, pertolongan yang salah juga justru membuat luka bakar semakin parah.


FOKUS SAJA MELUASKAN ILMU DAN WAWASAN, BIARKAN DOSIS OBAT TERSIMPAN DI DALAM KANTONG MEMORI RAKSASA BERNAMA INTERNET


“Nggak usah dihafalkan! Dosis obat itu bukan untuk dihafalkan! Apa fungsinya internet Indonesia kalau seluruh data dijejalkan ke dalam otak?”

Obat bentuk kaplet, sumber: doc. Pribadi


Iya, keras! Itulah professor, dosen ku yang terkenal galak. Sepertinya beliau sedang memperhatikan aktifitasku. Buku kecil (buku saku farmasi) yang sedang kubaca segera aku tutup. Kami pun terlibat dalam diskusi yang begitu menyenangkan. Meski galak, beliau dengan senang hati menularkan bermacam ilmu juga tips menjadi dokter yang baik juga cerdas bagi para pasien kami kelak.


Kata beliau, dosis obat tidak perlu dihafalkan. Biarkan space memori dalam otak agak longgar untuk meluaskan wawasan. Dengan begitu kemampuan menganalisa akan semakin tajam, mengenai penyakit, gejala penyakit serta treatment yang dibutuhkan lainnya bisa maksimal.


Dosis obat merupakan data tetap, yang sebenarnya tanpa kita hafalkan akan otomatis melekat sendiri dalam ingatan, seiring dengan semakin seringnya kita membaca dan mengaplikasikannya. Begitu banyak data tentang obat, tidak mungkin kita mampu menghafalkan tentang dosis, efek samping, interaksi obat, indikasi maupun kontra indikasi obat dan data lainnya.


Ajaibnya, dengan sekali enter untuk kata kunci yang kita ketikkan di kolom pencarian di internet, semua data itu akan langsung tersaji dalam hitungan detik. Masya Allah! Begitu besar manfaat internet!


DARI INTERNETNYA INDONESIA SEMUA DATA DAN MATERI TERBARU BISA DISAJIKAN UNTUK BAHAN PENYULUHAN OFFLINE

“Jawab jujur ya, Bund! Apakah Bunda boleh sakit?”
“Enggaaaak!” lantang semua ibu-ibu menjawab kompak.
“Apakah Bunda bisa sakit?”
“Bisaaa!” semakin lantang.
“Apakah Bunda kalau sakit bisa istirahat?”
“Tidaaaaakk!” jawaban lantang kali ini diserta gelak tawa.

Penyuluhan kesehatan, Be A Smart Mom, Dokter Pertama Keluarga, sumber: doc.pribadi


Iya, jarang yang menyadarinya. Begitu pentingnya peran bunda di semua rumah tangga. Bunda tidak boleh sakit, bunda harus selalu sehat. Dan bunda harus bisa mengurus semua anggota keluarga yang sedang sakit.


Di atas merupakan penggalan acara penyuluhan, Be A Smart Mom, Dokter Pertama Bagi Keluarga. Semua pasang mata tertuju ke depan di mana ada aku dan juga gadis kecilku yang mengenakan kaos oranye. Tidak ada yang tahu betapa grogi dan buntunya aku. Interaksi di depan acara merupakan caraku mencairkan suasana. Melibatkan audiens iktu berbicara sehingga membuatku merasa lebih tenang dan merasa dibutuhkan.


Memang, berbicara di depan umum bagi sebagian orang introvert merupakan hal yang menakutkan. Hanya saja seseram apapun itu harus dikalahkan. Tak terkecuali bagiku. Salah satu trik dan tips untuk mengalahkan rasa takut dan grogi, adalah memiliki data sajian yang sempurna dan harus dikuasai. Tidak mungkin kita menyajikan data yang jadul, atau data yang asal-asalan. Justru hal tersebut akan menambah grogi kita di depan audiens. Cara lainnya adalah dengan melibatkan audiens ikut berbicara sehingga membuatku merasa lebih tenang dan percaya diri.


Dari mana data yang baik itu? Semua lengkap bisa didapatkan dari internet. Jurnal-jurnal terbaru, penelitian-penelitian terbaru tentang penyakit dipublikasikan di internet. Lalu apakah setelah mendapatkan data sudah cukup? Tidak! Data harus disajikan dalam bentuk yang menarik. Sekali lagi, cara menyajikan data yang menarik baik dalam bentuk infografis maupun dalam bentuk video pun dapat di pelajari di internet. Internet, betapa bermanfaatnya di semua lini kehidupan.


Saat ini di dunia angka pengguna manfaat internet mencapai 4.95 miliar orang per Januari 2022. Di Indonesia mencapai 204.7 juta di mana angka tersebut mencakup 73.7% dari total populasi Indonesia (Sumber: databoks.katadata.co.id). Sedangkan data yang tersimpan di internet hingga tahun 2021 setidaknya terdapat 74 zettabytes. Zettabyte adalah angka yang menunjukkan satu miliarterabyte. Wow, amazing banget, ya!


IndiHome, Internetnya Indonesia, solusi internet cepat, berkelas dan cerdas untuk aktifitas tanpa batas.

Written by

81   Posts

Eka Wahyuni Tinggal di Jogja, Bunda dari 3 bocah hebat shaleh dan shaleha ini mempunyai kepribadian hangat dan supel. Selain aktif di sebuah klinik di Jogja, juga aktif berkomunitas dengan sesama penulis dan Blogger di Jogja. Senang sekali berbagi, ilmu, pengalaman, motivasi juga hal-hal positif lainnya. Kontak dan kerjasama bisa dihubungi melalui: Email: ekabyan@gmail.com
View All Posts