KHITAN PUTRI, APANYA YANG DIPOTONG?

KHITAN PUTRI, APANYA YANG DIPOTONG? Khitan pada perempuan dilakukan dengan memotong pada bagian atas alat kelamin. Merupakan satu hal yang masih jarang terdengar di tengah masyarakat kita. Benarkah khitan perempuan juga diatur dalam agama Islam?

Sebelumnya kita akan melihat  sebuah hadist mengenai khitan:

“Fitrah ada lima: khitan, mencukur bulu kemaluan, mencabut bulu ketiak, menggunting kuku dan menggunting kumis.” (HR. Al-Bukhari no. 5891 dan Muslim no. 257)

Dalam Islam, khitan bagi laki-laki hukumnya wajib. Sedangkan hukum khitan bagi perempuan sunah. Lantas, sunah disini dalam arti disarankan dilakukan karena di dalamnya terkandung banyak sekali manfaatnya.

Khitan pada perempuan memiliki manfaat Antara lain:

  • Untuk memuliakan seorang perempuan
  • Untuk menyalurkan hasratnya/nafsu kebutuhan biologisnya
  • Secara syari: mengikuti tuntunan Rasulullah Saw.
  • Secara medis:
  1. Menghilangkan hasrat nafsu yang sangat kuat sehingga disibukkan dengan hal tersebut secara berlebihan
  2. Mencegah bau yang tidak enak akibat penumpukan cairan di bawah mulut kemaluan
  3. Mengurangi resiko infeksi saluran kemih
  4. Mengurangi resiko infeksi saluran kandungan.

Apa yang hendak dipotong dari khitan perempuan?

Ada beberapa hal dalam hal ini terkait pemotongan bagian khitan putri, Antara lain:

  • Khitan putri dilakukan dengan memotong sedikit saja kulit lembut di atas clitoris, alat kelamin perempuan yang mirip dengan jengger ayam, terletak pada bagian paling atas dari organ kelamin perempuan.
  • Tidak boleh berlebihan dalam memotong, cukup sedikit saja.
  • Tidak boleh memotong clitorisnya.

Sesungguhnya khitan putri itu akan mencerahkan wajah dan lebih menguntungkan suami. Hal ini sesuai dengan hadits:

“ Apabila engkau mengkhitan, potonglah sedikit saja dan jangan engkau habiskan. Hal itu lebih mencerahkan wajah dan lebih menguntungkan suami.” (HR. Ath-Thabrani, disahihkan oleh Imam Al-Albani dalam silsilah Ahadits Ash-Shahihah no.722)

Memang, sebagian daerah di Indonesia masih kerap menjalankan hal ini. Di antaranya adalah Gorontalo, Bangka Belitung, Banten, Kalimantan Selatan, Riau, Papua barat, DIY, Bali, Papua, NTT. Selain alsan budaya yang sudah turun temurun, khitan putri juga merupakan sunah Rasul yang keberadaannya diakui oleh para ulama (shahih)

Setelah mengetahui manfaat serta tata cara mengkhitan, apakah kamu sekarang sudah yakin mau khitan? Duh, rasanya memang sedikit ngilu membayangkan ya?

Semangat menjalankan sunah rasul!

 

Written by

67   Posts

Eka Wahyuni Tinggal di Jogja, Bunda dari 3 bocah hebat shaleh dan shaleha ini mempunyai kepribadian hangat dan supel. Selain aktif di sebuah klinik di Jogja, juga aktif berkomunitas dengan sesama penulis dan Blogger di Jogja. Senang sekali berbagi, ilmu, pengalaman, motivasi juga hal-hal positif lainnya. Kontak dan kerjasama bisa dihubungi melalui: Email: ekabyan@gmail.com
View All Posts

One thought on “KHITAN PUTRI, APANYA YANG DIPOTONG?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: