Halal Is A Special Gift From AZALEA Shampoo Hijab

“Konsumsilah minyak zaitun dan gunakan sebagai minyak rambut, karena minyak zaitun dibuat dari pohon yang penuh berkah.”(HR. At Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Kamu bisa bayangkan saat siang bolong yang gerah, badan dan rambut berhijab berkeringat, tahu-tahu suami mencium-cium kepalamu karena gemes atau kangen? Seneeng sih, tapi lama-lama pasti pengin kabuuur! Ya, kan? Entah se-apek apa rambut dan kepalamu kala itu. Uda bau solar, keringat, debu dan lain-lain campur aduk menjadi satu.

Bahkan mau potong rambut saja harus minta izin dulu sama si dia. Hmm, gitu amat ya ternyata! Namanya suami, maunya ngaku-ngaku bahwa apa saja yang nempel di tubuh kita itu miliknya. Makanya nggak boleh asal potong rambut atau lepas jilbab sembarangan! Yes! Aku berjilbab semenjak aku SMA. Tahu kan artinya? Berbagai masalah rambut sudah tidak asing lagi menyapaku. Aku butuh shampoo hijab!

Masalah Umum Rambut Berhijab
Sumber: Azalea

Tak peduli jenis rambut istrinya jauh banget dari kata sempurna, apalagi bila dibanding rambut para artis shampoo di TV. Hmm, ya sudah lah. Suamiku memang selalu keberatan jika kumintai izin untuk potong rambut, meski panjangnya sudah melebihi batas bahu. Siapa sangka, (Ssst! Meski jarang banget mau mengakui) suami begitu menyukai rambutku. Cieehh, siapa lagi yang mau dibelai kalau bukan rambut berhijab istrinya, ya kan, ya kan?

OK, fiks! Ternyata seperti apapun bentuknya, suami tetap mengidolakan rambutku. Dan aku mau donk setiap dia menciumi kepala saat gemes atau kangen, dia akan mencium aroma yang tak biasa. Wangiii!

Aku baru tahu kalau ternyata rambut juga punya parfum. Iya, itu pun pas aku dapat undangan bloger gathering bersama Azalea di Kunena Eatery Yogyakarta (ssst! Wajib sudah mendapat izin suami tercinta donk sebelum acara heheh). Aku dapat Special Gift dari Azalea!

Dalam Acara Bloger Gathering with Azalea
Sumber: doc. pribadi

Nama Azalea berasal dari kata Saliyah atau Azalea adalah jenis tanaman berbunga dari keluarga Ericaceae dan genus Rhododendron yang tumbuh di wilayah beriklim sedang. Azalea tumbuh di sebagian besar Asia Timur dan Amerika Utara.

Beauty Pink Azalea
Sumber: directgardening.com

Azalea, namanya secantik rupa bunga itu. Pas banget untuk menamai Shampoo dan Hair Hijab Body Mist ini yang memiliki misi untuk mempercantik dan memperwangi para muslimah di mana pun berada. Dari kemasan yang waktu itu pertama kali kunikmati, kesan yang kuingat adalah istimewa & eksklusif! Azalea The Real Hijab Hair Care. Perawatan rambut lengkap mulai dari shampoo antidandruff hingga Azalea hair, hijab & body Mist  yang begitu wangi dicium. Ya gimana mau langsung cobain ya, rempong banget di café mau keramas. Akhirnya aku pun harus menunggu sore harinya untuk mencoba semua produk dari Gondowangi itu.

Gondowangi
Sumber: Azalea

Azalea The Real Hijab Hair Care

“Mmmm, mmm… wangiii… wangi, Bund!” suami mengacak-acak rambutku yang mulai kering. Mengendus-endusnya, sebelum akhirnya dia lari ke kamar mandi untuk mencobanya sendiri shampoo dan parfum rambut baru dari Azalea. Yes! Sore itu aku berhasil mencoba Azalea Shampoo antidandruff juga Azalea Hair Hijab & Body Mist.

Azalea Shampoo Antidandruff, Hair Hijab & Body Mist
Sumber: doc. pribadi

Awalnya aku rada-rada pesimis sama shampoo yang berwarma coklat itu. Saat kuusap dirambut kok busanya sedikit, beda sama shampoo lain. Duh, tahu kan kalau shampoo-an kudu banyak busa biar makin mantep! E, tapi kan,  bentar, bukannya shampoo yang ramah kesehatan memang yang tak terlalu banyak mengandung busa, ya kan? oke kita buktikan. Bukan rahasia lagi kalau rambutku kerap gatal karena ketombe yang bolak-balik datang.

Rupanya setelah pemakaian beberapa kali (dengan catatan diusahakan setelah keramas tunggu rambut kering dulu baru memakai jilbab), gatal-gatal benar mulai berkurang. Dan Azalea hair, hijab & body mist menyehatkan dan menutrisi rambut di setiap helainya. Juga menyegarkan dan mengharumkan rambut sehingga terbebas dari bau lembab dan apek. Hair Hijab Mist ini bisa disemprot-semprot sesuka kita kapan pun kita terancam dicium wkwkwk. Sengaja banget diwangi-wangiin deh pokoknya, siapa sih yang nggak suka dicium-cium sama suami juga sama anak-anak kita? 

Azalea Hijab Hair Mist
Sumber: Azalea

Beruntung banget ada perusahaan yang mau penelitian dan menemukan permasalahan rambut berhijab ini untuk kemudian dicarikan solusi cerdasnya. Azalea inspired by Nature ini mulai dirilis sejak tahun 2016, saat perempuan berhijab mulai mendominasi di setiap sudut wilayah Indonesia di mana pun berada. Rambut berhijab jelas butuh Shampoo Hijab, yang halal! Setuju? Wajib!

Aneka macam produk Natur, Andalan perawatan rambut zaman mamah2 kita
Sumber: Azalea

Thibbun Nabawi

Apakah itu? Thibbun Nabawi merupakan metode kesehatan mengenai pencegahan penyakit maupun pengobatan yang menggunakan prinsip-prinsip sunnah Nabi Muhammad SAW. Bahan-bahan yang digunakan pun memilih bahan-bahan alam yang sering dimanfaatkan oleh Nabi Muhammad SAW dalam menjaga kesehatan.

Antara lain Zaitun oil, Ginseng, Lidah buaya juga Citrus Ekstrak yang dikombinsaikan dalam formula yang diprioritaskan untuk rambut berhijab bagi setiap muslimah. Manfaat dari bahan-bahan alami tersebut untuk menjaga kebersihan, kesehatan dan kecantikan rambut muslimah.

Bahan alami Azalea Shampoo juga Hair Hijab&Body Mist
Sumber: Azalea

Tentu saja selain bahannya yang mengikuti sunnah Nabi, formula Shampoo dan Hair Hijab & Body Mist ini pun layak mendapatkan sertifikat halal MUI. Benar memang, embel-embel hijab di belakang Azalea shampoo ini cukup memberi garansi kepada kita bahwa selain aman, produk ini pun terjamin halal dan baik.

Kenapa halal menjadi prioritas? Alhamdulillah semenjak mengikuti kuliah halal haram yang diadakan oleh Fakultas Peternakan UGM kewaspadaan hati akan segala sesuatu yang masuk ke dalam tubuh menjadi nomor satu. Kuliah  sebanyak 14 kali pertemuan itu membuka mata betapa banyak sekali jalan yang membuat sebuah produk menjadi tidak halal.

Tidak halal berarti tidak baik bagi kita. Bukan hanya terbatas pada bahan atau cara membuatnya. Setidaknya dengan logo halal MUI yang sudah terpampang di kemasan membantu meringankan kita untuk menilai apakah suatu produk itu membawa berkah atau justru mencelakakan kita? Halal, is number one!

Azalea berlogo Halal MUI
Sumber: doc. pribadi

Kalau aku, memang bahagia banget kenal dengan produk ini. Ibaratnya, selama ini nyaman dengan shampoo yang mungkin sama-sama baik, tapi bahan-bahan yang digunakan belum tahu dari apa saja, apakah alami atau kimia. Trus, limbahnya saat kita menggunakannya setiap hari apakah merusak lingkungan atau tidak, juga entah! Ya, kan?

Saat kita menggunakan bahan-bahan yang jelas sumbernya dari bahan alami, kemungkinan limbah yang dihasilkan pun lebih ramah terhadap lingkungan sekitar kita.

Azalea Shampoo Anti Dandruff

Azalea Shampoo Anti Dandruff
Sumber: Azalea

“Bye… bye… ketombe!” Dua pekan memakai shampoo ini cukup membuktikan seberapa berkurang gatal di rambut dan kulit kepalaku. Terkadang, saat urgent memeriksa pasien dan tiba-tiba di kulit kepala terasa ada yang menggelitiki itu rasanya parah banget! Merah padam muka menahan gatal yang disebabkan oleh ketombe yang tak bosan datang dan pergi.

Ya kan nggak mungkin di depan klien kita garuk-garuk kepala, apalagi saat klien betah berkonsultasi, duh dilema banget. Mau nggak digaruk, gatalnya luar biasa, mau digaruk bakal ketagihan sampai garuknya nggak mempan dengan garuk-garuk cantik, harus yang super power hingga kadang berujung lecet-lecet di kulit kepala. Ih serem banget, ya?

Belakangan hampir lupa sama kulit kepala. Biasa saja, seperti tidak terjadi apa-apa, tapi eits! aku jadi semakin jarang garuk-garuk kepala. Tuh kan, memang kalau tidak bermasalah seolah tidak menyadari bahwa kita baik-baik saja.

Ketombeku bye bye! Azalea Shampoo Anti Dandruff dengan bahannya yang diperkaya Zaitun oil dan Citrus extract selain adem dikulit kepala, juga mengusir ketombe maksimal. Ketombe, I am sorryYou and Me, end! Dan sekarang, rambutku lebih lembut, wangi, segar, mudah diatur dan juga tidak lepek.

Jelas asal, jelas hukum kehalalan, dan jelas manfaatnya. Kurang apa lagi coba? Oiya, kurang informasi harga dink, ya? Produk ini, kenapa kusuka? Tentu saja selain kualitas juga karena harganya begitu terjangkau. Meski komposisi bahannya semua alami, harga yang dibanderol untuk produk ini hanya sekitar 19 – 23K saja. Sangat terjangkau! Kamu bisa tampil fresh dan selalu wangi rambut juga hijabmu hanya dengan anggaran yang ekonomis. Gimana? Penasaran pengin cobain? Ah, kalo menurutku wajib coba!

Makin penasaran? Coba deh kepoin akun IG nya di @azaleabeautyhijab dan like Fanpage-nya di Azalea Beauty Hijab.

Ah, serunya seharian mendengarkan ilmu kesehatan rambut dari Mbak Eby dari Azalea. Juga dari Mbak Dian Farida Ismyama yang kupas tuntas mengenai Gimana sih cara untuk Membranding diri? gathering yang penuh manfaat bersama Azalea dan X Bloger Jogja.

Thanks a lot Azalea! Mulai sekarang aku lebih mengenal shampoo untuk rambut berhijab kesayanganku.

Muslimah Aktif Bergerak
Sumber: Azalea

Hai, Ladies! Kamu masih pengin aktif gerak terus mengikuti gejolak energi positifmu, kan? Ayoo terus bergerak! Jangan takut keringetan, apalagi takut rambut lepek dan apek, ya! Kan uda ada Azalea Shampoo Hijab, yang recomended pake bangeeeeet! Cocok buat muslimah super aktif kayak kamu. Siap?

 

Secangkir Kopi Robusta Susu Dari Barista Inklusif Jogja

Kulirik lagi penyaji kopi istimewa itu. Kopi Robusta? Bahkan, namanya saja baru kudengar. Mungkin karena aku tak termasuk orang-orang yang gemar nongkrong di café sekadar untuk ngopi bersama di Sabtu sore. Ya, pesan Kopi Robusta pun hanya ikut-ikutan teman yang lebih dulu memesan. Kopi cenderung pahit, namun saat dipadu dengan susu manis akan tercipta rasa baru yang nge-blend, itu penjelasan yang kudapat untuk secangkir kopi Robusta susu. Barista Inklusif, Stand Kopi di acara temu Inklusi 2018, satu di antara bukti lainnya yang menggaungkan inklusi sosial, menyetarakan harkat sesama warga tanpa membedakan maupun mencaci keterbatasan, menuju Indonesia Inklusi, #IDInklusif.

Sumber: Dokumentasi Pribadi
(Kopi Robusta Susu dari Barista Inklusif Jogja)

Di stand sebelah kanan panggung utama, Mbak itu sangat cekatan. Menulis, mengambil gelas, menandai dan memindahkannya ke meja sebelah. Hingga entah detik ke berapa, aku terpaku. Kecepatan gerakan tangannya menutupi sesuatu. Tangan kirinya tak sempurna. Masya Allah! Sejenak pandanganku terhenti di satu titik, tangan itu. Telapak tangannya hanya seukuran separuh telapak tangan normal, pun jemarinya hanya terdapat dua atau tiga saja, bukan lima. Aku tak berani lebih jeli menghitung tepat jumlahnya berapa.

Sungguh, keberadaannya yang tak sempurna tak menyusutkan semangat juga kepercayaan diri. Aku masih tertegun saat mbaknya memanggil namaku. Buru-buru kualihkan pandangan, aku takut pandanganku akan membuatnya risau. Aku takut, pandanganku akan menyakiti hatinya, membuatnya tak nyaman, meski aku tak bermaksud begitu.

Sumber: Dokumentasi Pribadi
(Seorang perempuan istimewa yang cantik, penuh semangat, juga cekatan dalam melayani pelanggan Kopi Robusta dari Barista Inklusif)

Belum habis decak kagumku, mataku menangkap bayangan lain. Kali ini sosok pria bertubuh gempal. Dia tak kalah cekatannya dengan si mbak. Namun kali ini bukan menulis atau membuat daftar nama di masing-masing gelas plastik single use. Lebih rumit dari itu. Sigap kedua tangannya mengelap meja, menyiapkan cangkir dan meracik biji kopi untuk dimasukkan ke dalam penggilingan kopi mini di atas meja. Juga mengangkat teko panas berisi air mendidih yang kemudian dituangkan perlahan dengan menyusuri tepi penyaringan dari kertas berbentuk kerucut. Air hitam kecoklatan mengalir mengisi gelas ukur berbentuk piala. Dalam sekejap, aroma khas kopi murni yang legit menyeruak, mengusik indera penciuman, dan merangsang otakku untuk memproduksi hormon bahagia. Cafein itu sukses membuatku ingin mencicipinya.

Tak ada jari di sana yang menjaga agar teko tak jatuh. Pun tak ada telapak tangan yang menopang teko panas beralas kain agar panasnya tak melukai. Hatiku mencelos. Melihat betapa orang-orang itu selalu bersemangat. Namanya Eko Sugeng. Nyaris tak terlihat berbeda dengan kecekatan tangan orang normal, selain sepasang tangannya yang hanya sampai pada lengan bawah atau sedikit turun dari siku. Mengerucut khas luka yang sengaja dibuat saat operasi amputasi. Tanpa satu pun jari-jemari. Yah, dia tak punya telapak tangan, bahkan dia tak punya pergelangan tangan. Tapi, Ya Allah, dia begitu cekatan!

Sumber: Dokumentasi Pribadi
(Eko Sugeng, namanya. Orang yang selalu bersemangat belajar dan akhirnya mahir dalam meracik kopi istimewa berbagai rasa)

Allah Yang Maha Baik. Allah mudahkan segala urusan. Eko, yang bahkan tak punya satu pun jari tangan? Gimana caranya mandi? Gimana caranya… Ah, terlalu banyak pertanyaan bodoh yang berkelebat. Pertanyaan yang mungkin tak bernilai sama sekali, dibandingkan keberadaan jiwa yang masih setia pada raga ini. Pertanyaan yang tak seharusnya dipertanyakan. Pertanyaan yang hanya mengurangi rasa syukur kita kepada Allah Swt.

Pahit beradu manis. Kusesap perlahan kopi pesananku. Cuaca masih begitu terik saat kopi Robusta yang pertama kali kukenali ini tinggal separuhnya saja. Aku masih berteduh di bawah atap stand kopi istimewa dari Jogja ini. Kopi #BaristaInklusif ini merupakan tim @Staracoffee, dampingan salah satu mitra Program Peduli yaitu Pusat Rehabilitasi YAKKUM. (Instagram @pryakkum dan Fb: Pusat Rehabilitasi Yakkum). Salah satu Video Program Peduli menceritakan kegiatan pelatihan Kopi yang meruntuhkan dinding pembatas orang normal dengan difabel.

Ya, Gunung kidul. Tepatnya di desa Plembutan, merupakan desa pertama yang mengumumkan dan meresmikan kepeduliannya terhadap keberadaan kelompok rentan masyarakat disabilitas. Desa tersebut memberi peluang dan melibatkan seluruh kelompok masyarakat difabel dalam agenda pembangunan desa. Kiprahnya telah membuktikan bahwa kelompok orang berkebutuhan khusus itu setara dengan orang normal, mampu dengan cerdas dan optimal untuk turut serta aktif dalam pembangunan desa.

Sumber: Dokumentasi Pribadi (Kepala Desa Plembutan, Bu Edi sedang presentasi mengenai Desa Inklusi)

Desa Plembutan, Playen, Gunungkidul, tempat digelarnya acara Temu Inklusi #3. Pertemuan difabel tingkat nasional baik secara individu, organisasi maupun para pemerhati isu difabel ini dihadiri perwakilan dari Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara dan Papua. Forum Diskusi yang dipimpin oleh Pak Suharto, salah satu warga Gunungkidul dengan difabel netra, mengusung tema Menuju Indonesia Inklusi 2030 Melalui Inovasi dan Kolaborasi.

Presentasi pertama oleh Bapak Sutrisna, Kepala Desa Sidoarjo Purworejo. Menurut data yang disajikan, Desa Sidoarjo memiliki 360 jiwa difabel dengan berbagai macam kedifabelan. Angka tersebut diambil dari total sekitar 8.000 jiwa dalam satu desa.

Bahwa tak selamanya orang-orang dengan segala keterbatasan hanya merepotkan saja. orang-orang pilihan itu mampu menunjukkan karya. Mereka mampu sekadar untuk berunding, menyusun strategi pembangunan maupun secara aktif ikut serta dalam setiap kegiatan pembangunan desa.

Mengapa Temu inklusi #3 di Desa Plembutan Kecamatan Playen Kabupaten Gunung kidul? Desa itu yang pertama kali membuat Peraturan desa (Perdes) tentang kesetaraan hak dan kewajiban seluruh warga tanpa melihat perbedaan apapun. Perdes itu digunakan sebagai acuan legalnya kebijakan dalam rangka melibatkan para difabel di setiap kegiatan desa yang berpayung hukum.

Bu Edi, selaku Kepala Desa Plembutan menjelaskan bahwa, mengapa desa tersebut berani mengambil langkah ini lebih dahulu dibanding dengan desa lainnya di Gunung Kidul maupun di daerah lain? Alasannya adalah, karena semua orang tak terkecuali, pada saatnya nanti pasti akan menjadi anggota dari kelompok orang berkebutuhan khusus. Saat orang tersebut penglihatannya sudah berkurang dan harus memakai kacamata misalnya, maka orang tersebut sudah masuk ke dalam kelompok difabel yang mempunyai kebutuhan khusus, paparnya.

Betul juga, ya?

Desa inklusi tidak serta merta hanya memprioritaskan sebuah kegiatan hanya dikhususkan bagi kelompok difabel, namun bagaimana caranya agar setiap aspek pembangunan desa baik fisik maupun dalam bentuk kegiatan akan ramah dan dapat diakses dengan mudah oleh setiap warga, baik yang normal fisiknya maupun warga dengan keterbatasan fisik/difabel.

Temu inklusi ini juga dihadiri oleh Pak Maman, staf ahli dari istana kepresidenan. Pak Maman mewakili presiden Joko Widodo untuk melakukan pendampingan terhadap jalannya acara istimewa tersebut. Menyampaikan segala aspirasi dari pemerintahan tingkat bawah serta memberi masukan mengenai kebijakan-kebijakan dalam rangka meraih cita-cita menuju Indonesia Inklusi 2030.

Ya, rasanya tak muluk-muluk. Jika setiap desa sudah menjadi desa Inklusi, maka target Indonesia Inklusif tahun 2030 akan sangat mudah untuk tercapai. Semoga.

Sumber: Dokumentasi Pribadi

Selain Barista Inklusif, desa inklusi Plembutan juga memiliki berbagai kelompok difabel dampingan bernama Kelompok Mutiara Plembutan, yang dilatih dengan berbagai macam ketrampilan yang akan meningkatkan kemampuan diri setiap warga difabel. Menyusun manik-manik, membuat bros, memasak aneka panganan, pelatihan IT dan pelatihan lainnya.

Pahit sedikit manis berpadu. Es kopi sudah tak lagi bersisa. Kutenggak tetesan terakhir kopi Robusta sebelum akhirnya kulangkahkan kaki menuju mobil Hiace yang akan mengantarku turun ke Jogja. Rasa kopinya yang original hanya menipis sedikit saja didesak oleh kucuran susu kental manis. Kusesap beberapa kali kopi itu. Pahit namun membuat ingin menyesapnya lagi. Perlahan kulirik penyaji kopi itu lagi. Tak berkurang, justru pengunjung stand Kopi Barista semakin memadat. Wajar saja, wajah ceria penyaji kopi semakin sumringah, meski peluh semakin bercucuran akibat teriknya matahari beradu dengan hawa panas yang dikeluarkan bersama kepulan asap air mendidih penyeduh kopi.

Sekelumit waktu yang berkualitas, menghadiri acara nasional Temu Inklusi #3 mengajarkanku berjuta rasa, ilmu juga kesetaraan karsa. Bahwa, di sekitar kita ada banyak warga dengan segala keterbatasannya, ingin diperlakukan setara bahkan hanya untuk berbagi rasa dan cinta. Mereka sama dengan kita, butuh bicara, butuh cinta, juga butuh berbagi kasih sayang dalam setiap karya. Mari saling mengisi tangki cinta juga menyalurkannya ke sesama tanpa melihat perbedaan dalam setiap keterbatasan.

PAYUDARA KECIL? JANGAN BERKECIL HATI!

Payudara kecil bisa menghasilkan Air Susu Ibu yang melimpah ruah! kok bisa?

Hai ladies, ssst! Kamu boleh banget baca ini di dalam kamar sewaktu sendirian, ya! Jadi gini, semua perempuan pastinya mempunyai payudara yang membesar saat dia menginjak dewasa. Ini berhubungan dengan perannya kelak menjadi ibu yang harus menyusui bayinya. Namun, masing-masing individu tentu memiliki ukuran dada yang berbeda-beda. Ada yang memiliki dada besar, ada juga yang kecil. Bagi yang mempunyai dada besar terkadang merasa bahwa dirinya lebih normal dibanding dengan yang tidak. Sebaliknya, bagi yang memiliki payudara ukuran lebih kecil, selain merasa dirinya “berbeda” juga kerap dihantui rasa takut kalau-kalau kelak saat mempunyai bayi tidak bisa maksimal menyusui bayinya.

anatomi payudara

Payudara tersusun dari beberapa jaringan di dalamnya. Ada jaringan kulit yang membungkus payudara, jaringan lemak di bawah kulit, juga jaringan ikat, serta yang paling utama dari payudara adalah jaringan kelenjar air susu. Perbedaan ukuran antara payudara besar dan kecil terletak pada banyak tidaknya jaringan lemak yang mengisi antara kulit dan jaringan lain di sekitarnya. Semakin banyak lemaknya maka ukuran payudara akan semakin besar. Begitu pun hubungannya dengan berat badan, semakin berat seseorang maka payudara akan semakin besar.

Keberadaan lemak di payudara selain sebagai bantalan untuk melindungi dari benturan juga mengisi volume dan menyimpan energi dalam bentuk lemak. Ukuran besar memperindah bentuk dan ukuran payudara yang terkadang menjadi parameter kecantikan fisik. Namun, bagaimanakah fungsi asli payudara? Apakah kalau payudara besar dan indah juga pasti akan memberikan fungsi yang lebih bermanfaat dibanding dengan yang kecil?

bounding antara ibu dan bayi

Fungsi dari payudara yang paling utama adalah sebagai pabrik susu, memproduksi air susu ibu (ASI) yang sangat bermanfaat bagi bayi yang kelak dilahirkan. Banyaknya jumlah kelenjar susu sayangnya tidak berbanding lurus dengan ukuran payudara sendiri. Kelenjar susu antara payudara besar dan kecil sama jumlahnya. Terkadang justru payudara yang kecil lebih lancar aliran ASI-nya karena jaringan lemak yang sedikit tidak mengganggu kelancaran ASI.

Pada kenyataannya, payudara kecil pun, saat hamil bisa membesar, jaringan kelenjar susu akan terisi penuh. Tak jarang, perempuan dengan payudara kecil justru bisa memproduksi lebih banyak air susu ibu dibandingkan dengan payudara yang besar. Tentu saja banyak faktor yang mempengaruhi jumlah produksi asi. Salah satunya adalah kemauan ibu yang kuat untuk memberikan ASI eksklusif yang maksimal ke anaknya. Semakin ibu semangat dan sering menyusui anaknya, maka produksi ASI akan menjadi semakin melimpah ruah.  itu artinya ikatan antara ibu dan bayi sudah terjalin kuat, saling membutuhkan. Dan produksi ASI yang banyak akan membuat ukuran payudara membesar dan terus membesar.

Sekali lagi, ukuran payudara tidak mempengaruhi banyak sedikitnya produksi ASI, tetapi dipengaruhi oleh banyaknya kelenjar susu yang produktif dan frekuensi pemberian susu kepada bayinya. Layaknya pabrik, kelenjar susu pun akan memproduksi ASI mengikuti permintaan dari bayi. Semakin bayi “rakus” dalam menyusu, dan semakin sering ibu menyusui, maka produksi ASI akan semakin banyak. Namun, tentu saja harus diimbangi dengan asupan makanan bergizi dan minum yang banyak, ya!

menyusui bayi dengan cinta

 Jadi gimana? Sudah tak sedih lagi kan kalau payudaranya ternyata tak sebesar yang diimpikan? Masih bisa menyusui bayi dengan sempurna, kok! Dan jangan khawatir, suami lebih mengkhawatirkan saat bayinya tidak bisa menyusu ketimbang mempermasalahkan ukuran “pabrik” susunya. Coba hitung, berapa banyak ibu yang nggak mau menyusui dengan alasan takut payudara indahnya “rusak”? So, be calm with small breast, Kamu masih bisa menjadi ibu yang sempurna bagi anak-anak lucu kelak. Insya Allah!

EGRANG, BUDAYA LOKAL INDONESIA, IKHLAS KAH JIKA KELAK DIAKUI OLEH NEGARA LAIN?

Egrang, Budaya Lokal Indonesia, Ikhlas Jika Kelak Diakui Oleh Negara Lain?

Kalau egrang, permainan sekaligus alat olahraga tradisional kita diakui oleh negara lain, kamu ikhlas nggak? Atau nggak peduli?

Jadi, ini sesuatu banget. Ada seorang bapak sudah berumur, rela menghabiskan waktunya selama 55 hari dengan naik egrang dari Jogja ke Jakarta. Beliau berhasil bertemu muka dan berfoto bersama Presiden kita Joko Widodo. Bayangkan, 55 hari hanya berjalan menyusuri pinggiran jalan raya, melawan panas terik dan juga dinginnya malam demi memperjuangkan agar egrang kembali tenar. Agar egrang kembali dicintai oleh masyarakat Indonesia. Bisa bayangkan lelahnya? Apa nggak lecet-lecet tuh kaki? Ya, bahkan hanya berjalan menggunakan sandal ter-empuk pun kalau untuk berjalan sejauh itu saya rasa pasti akan membuat lecet kaki dan pegal-pegal seluruh tubuh. Iya, kan? Apalagi menggunakan egrang? Tapi itulah upaya Pak Yudi si Raja egrang dari Jogja. Bapak berperwakan tinggi itu ingin kembali membuadayakan egrang sebagai salah satu kekayaan Indonesia.

Sejak aksinya mengenalkan egrang dengan cara unik itu, Pak Yudi makin dikenal dengan Raja Egrang-nya. Pak Yudi melanjutkan dengan membuka stand egrang di Alun-alun Selatan Jogja. Stand yang memberi fasilitas egrang mulai dari egrang bumbung (ruas bambu dengan tali), egrang kecil hingga egrang paling tinggi tersedia di sana. Pak Yudi tidaak mematok harga, hanya infak seikhlasnya untuk pemeliharaan egrang-egrangnya agar selalu diremajakan. Pak Yudi begitu mencintai anak-anak. Siapa pun yang mau belajar bermain egrang di sana dan berhasil meyakinkan bahwa dia mau belajar maksimal dengan membuktikannya bisa naik egrang, akan dapat sepasang egrang sesuai permintaannya, gratis.

Gambar: doc. pribadi

Siapa sangka, banyak sekali anak yang tertarik untuk ikut menaklukkan angkuhnya bambu setinggi 2 meter itu. Hingga sekarang setiap malam tempat itu pasti penuh dengan anak-anak yang bermain egrang. Semua anak kecil itu lihai, ada yang berlari, ada yang sambil duduk dan lainnya. Pak Yudi berhasil membuat anak-anak mencintai egrang sebagai budaya asli Indonesia.

Permainan ini, dulunya merupakan alas kaki yang dipakai oleh kerajaan untuk berjalan. Jadi hanya lingkungan kerajaan yang boleh menggunakan alat egrang ini. Alas kaki itu kini mengalami transformasi menjadi alat olah raga yang cukup digemari. Selain menyehatkan, egrang juga sangat membantu kita menghilangkan stress akibat beban kerja. Ditanggung, seluruh otot tubuhmu bakal gerak dan aktif sehingga bisa menyehatkan raga sekaligus menyehatkan hati. Mulai dari otot betis, otot lengan atas, otot perut, otot jari-jari kaki dan tangan dan juga otot punggung, semua bekerja sama saling bersinergi.

Seperti budaya lainnya, gamelan misalnya, yang sekarang mulai digandrungi oleh para turis mancanegara. Tarian tradisional juga tak ketinggalan, mulai banyak pendatang dari luar negeri yang ingin belajar memperdalam kebudayaan kita yang sering kita lihat sebelah mata. Egrang, juga mulai dilirik oleh para pendatang dari luar negeri. Banyak yang minta kerjasama agar dibuatkan egrang, bahkah mau beli beratus-ratus pasang egrang. Bolehkah? Nanti dulu!

Gambar: doc. pribadi

Pak Yudi sebagai kapten Raja Egrang, punya mimpi kelak egrang yang sedang kembali dibumikan lagi di Indonesia, bisa masuk ke dalam salah satu cabang olah raga yang diakui di Indonesia. Tekadnya mengenalkan egrang terutama pada anak-anak bertujuan agar anak-anak mencintai budaya lokal. Budaya permainan tradisional yang tak hanya mengandalkan keseimbangan namun juga koordinasi antar kerja otot dan otak menjadi titik berat berhasilnya seseorang mampu berjalan dengan egrang.

Tidak hanya itu, dengan egrang juga akan mengalihkan perhatian anak-anak dari gadget, sehingga aktifitas ini bisa menurunkan angka kecanduan terhadap game, video yotutube dan sajian lainnya dari layar gawai yang kini mulai menjadi momok bagi para orangtua.

Gambar: Doc. Pribadi

Sebut saja Abiyyu, anak usia TK B ini dari awal mengenal egrang tak pernah putus asa belajar. Gawai yang hampir setiap saat digenggamnya semakin bisa dialihkan dengan aktifitas fisik itu. Jatuh bangun sama sekali tak menyurutkan semangatnya dalam menaklukkan batang bambu yang tingginya dua kali lipat dari tinggi badannya itu. Nyalinya berkembang seiring dengan beberapa lecet di jari kaki karena menjepit bambu warna-warni itu. Jera kah dia? Tidak!

Tak sampai seminggu, Abiyyu bisa menaklukkan, mulai dari nol hingga akhirnya mahir menjalankan egrang tanpa dibantu siapa pun juga. Kecuali saat naik egrang yang sangat tinggi, biasanya anak kecil itu akan minta digendong dulu untuk naik ke atas. Baru setelah berhasil nangkring di atas, dengan lihai dia melenggang mengelilingi alun-alun selatan Jogja.

Turis domestik, turis mancanegara semua bisa ikut bermain di sana bersama teman-teman kecil dari Raja Egrang. Meski terhalang bahasa, nyatanya anak-anak kecil dari negara berbeda itu kerap bisa akur dan dekat.

Egrang, permainan tradisional yang sangat pantas untuk kembali kita tenarkan. Tak lagi hanya menjadi permainan kalangan Raja, namun alat sederhana itu kini bisa di akses oleh semua kalangan masyarakat.

 “Maaf, egrang ini tidak dijual, saya hanya akan membuatkan bagi sekolah-sekolah, atau wilayah lain selama masih berada di Indonesia. Dan saya bertekad belum akan membuatkan warga negara lain dulu sebelum permintaan kebutuhan egrang dalam negeri terpenuhi,” jawaban yang selalu Pak Yudi berikan pada pengunjung mancanegara yang minta dibuatkan egrang.

Tuh, kan? Egrang saja mulai dilirik, ikhlas kalau nanti egrang menjadi tenar di luar sana? Yuk peduli dengan semua budaya kita! Kuatkan budaya ini di tangan kita sendiri, agar dunia tahu bahwa egrang milik kita. Bagi siapa saja penduduk Indonesia, sangat terbuka untuk belajar gratis membuat egrang yang kuat, agar egrang membumi di negeri kita Indonesia tercinta. Siap tenarkan egrang? Harus siap!

Gambar: Mixagrip

Seru ya? Sehat dan berbudaya bersama egrang. Ngomong-ngomong sehat, terkadang entah beragam alasan membuat status kesehatan kita terganggu. Sebagai contoh penyakit sepele yang sering tidak kita anggap namun sangat mengganggu aktifitas adalah penyakit flu. Penyakit ini begitu mudah menyerang siapa saja. Penyakit yang cara penularannya sangat mudah ini susah dihindari saat stamina dan kekebalan tubuh kita sedang drop. Nah kondisi seperti itu sangat pas kalau kita punya persediaan obat yang aman, contohnya adalah MIXAGRIP. Kandungan obat ini meliputi beberapa obat yang diindikasikan untuk meringankan gejala flu. Komposisi di dalamnya juga tersusun atas obat yang cenderung aman. Obat ini bisa dibeli bebas di apotek tanpa resep. Namun, tetap harus mengindahkan hal-hal yang disarankan di dalamnya. Pastikan bahwa kamu tidak mempunyai riwayat alergi terhadap obat apapun sebelum meminumnya. Juga minum obat hanya seperlunya saja saat dibutuhkan. Dan jika setelah 3 hari keluhan tetap ada, segera konsultasi dengan dokter terdekat. Salam

AMAZING, TERNYATA SETIAP WANITA DIBEKALI 400 CALON BAYI DI PERUTNYA

AMAZING, TERNYATA SETIAP WANITA DIBEKALI 400 CALON BAYI DI PERUTNYA

“Dokter, saya kok belum pernah haid juga ya sampai sekarang?” keluh seorang remaja perempuan pada seorang dokter.

“Belum pernah sekali pun?” Tanya dokter.

“Belum dok,”

“Usianya berapa, Dek?”

“Saya 15 tahun, Dok. Apa nggak apa-apa dok? Apakah saya bisa hamil besok?”

Banyak sekali pertanyaan serupa di alamatkan ke dokter, baik di klinik, acara penyuluhan atau acara sharing kesehatan lainnya. Ternyata tanpa kita ketahui, Allah sudah membekali setiap perempuan yang akan terlahir dengan 6-7 juta sel telur di dalam indung telurnya, saat calon bayi perempuan mulai terbentuk. Namun hanya bertahan sebanyak 1-2 juta sel telur saja saat bayi perempuan itu dilahirkan. Sisanya kemana? Sisanya akan rusak dan diserap oleh tubuh. Sel-sel telur itulah yang jika mengalami pembuahan akan menjadi calon bayi-bayi yang lucu.

Pada usia menjelang pubertas (remaja) sel telur sebanyak 1-2 juta tersebut akan banyak sekali yang mengalami rusak dan menyisakan 300-400 sel telur saja yang akan matang bergantian setiap bulan. Satu sel telur akan matang setiap bulannya dari indung telur kanan dan kiri secara bergantian. Apakah semuanya berhasil mengalami pembuahan sel telur? Belum tentu.

Sebanyak itukah sel telur seorang perempuan?

Gambar: newyearpick.com

Coba kita hitung perlahan, seorang perempuan mulai masuk ke masa remaja atau disebut masa pubertas ditandai saat menarche (haid pertama muncul). Kapan itu terjadi? Rata-rata muncul pada usia perempuan 10- 15 tahun. Hingga kapan? Haid akan terus berlangsung sampai akhirnya berhenti dan dikenal dengan istilah menopause pada usia sekitar 50 tahunan. Masing-masing perempuan punya jadwal menopause berbeda-beda. Jadi masa haid perempuan selama 35-40 tahun.

Jika setiap bulan satu kali haid indung telur akan melepaskan satu sel telur matang, maka berapa sel telur yang matang dan dilepas selama 35-40 tahun?Dari hitungan ini bisa terlihat:

35 – 40 * 12 = 420 – 480 bulan. Setiap bulan satu sel telur matang, maka 420-480 bulan akan mematangkan sejumlah sel telur yang sama dengan jumlah bulan tersebut. Berapa sel telur yang akan mengalami pembuahan? Sejumlah telur yang nantinya bertemu dengan partnernya yaitu sprema.

Jumlah sel telur matang tersebut terpotong saat perempuan tersebut hamil 9 bulan, karena selama hamil perempuan tidak akan haid. Saat tidak haid maka sel telur itu tidak akan pernah matang, dan akan rusak untuk kemudian diserap kembali oleh tubuh. Setelah melahirkan, seorang perempuan juga tidak akan langsung mengalami haid minimal 6 bulan saat ia menyusui bayinya dengan cara eksklusif.

Saat perempuan menyusui, ia tidak akan mendapat haid. Kondisi ini disebut dengan istilah amenorrhea laktasi, yaitu kondisi tidak datangnya haid saat sedang menyusui. Amenorrhea laktasi ini terjadi dikarenakan hormon prolaktin yang tinggi selama perempuan tersebut memberikan ASI nya secara eksklusif minimal 6 bulan. Kondisi ini membuat tubuh perempuan tidak subur organ reproduksinya, sehingga bisa digunakan untuk metode KB alami.

Tuh, kan? calon bayi yang Allah siapkan di perut kita lebih dari ratusan, tapi berapakah yang berhasil lahir dari rahim kita? Ternyata Allah begitu peduli dengan keberlangsungan manusia di muka bumi ini. Allahu akbar!

PEREMPUAN BAHAGIA MENCETAK INDONESIA SEHAT DENGAN MELAHIRKAN GENERASI BEBAS STUNTING

Istilah stunting menggambarkan kondisi status gizi kurang yang berlangsung lama di masa pertumbuhan anak, dimulai dari 1000 hari pertama kehidupan. Artinya semenjak anak masih di dalam kandungan (sudah mulai hidup meski belum dilahirkan) sudah membutuhkan angka kecukupan gizi yang seimbang. Stunting merupakan satu bentuk kelainan atau ketidaksempurnaan pertumbuhan yang dialami oleh anak kurang gizi yang bertahan hingga dewasa jika tidak mendapat penatalaksanaan yang tepat di usia balita. Salah satu upaya menuju Indonesia Sehat adalah Pencegahan Stunting.

Gambaran Anak Stunting
Sumber: www.sehatnegeriku.kemkes.go.id

Sedangkan kita tahu bahwa permasalahan gizi di Indonesia merupakan kasus kronis yang bertahan sejak zaman sebelum merdeka hingga sekarang. Munculnya stunting pada anak yang dilahirkan tak hanya dialami zaman dulu saja. Gambaran anak stunting dapat kita temukan dengan mudah di sekitar kita. Jika kita menemukan anak dengan usia tertentu namun tinggi badannya jauh dari standar tinggi badan pada usianya, itulah stunting. Anak terlihat lebih pendek dari teman sebayanya. Sayangnya, kondisi stunting baru bisa dideteksi saat anak berusia dua tahun. Usia di mana proses tumbuh kembang yang membutuhkan bermacam nutrisi sudah sebagian terlewati. Perbaikan stunting masih dapat diupayakan dengan penatalaksanaan perbaikan gizi setelah dua tahun sampai lima tahun meskipun dengan hasil yang cukup rendah, hanya 15% mengalami keberhasilan.

Balita Sehat Bebas Stunting Impian Semua Orang Tua di Indonesia
sumber: doc pribadi

Anak-anak ceria, bersemangat, tertawa, cerdas serta memiliki akhlak dan budi pekerti yang luhur, merupakan impian dari seluruh orang tua yang tinggal di Indonesia bahkan para orang tua di seluruh dunia. Kecintaan penduduk terhadap Indonesia membuat mimpi seluruh negeri sama, yaitu terbentuknya Indonesia sehat. Kondisi kesehatan yang optimal akan mempengaruhi kualitas hidup dari seluruh elemen yang ada. Sehat menurut WHO adalah keadaan yang sempurna baik fisik, mental dan sosial tidak hanya bebas dari penyakit dan kelemahan. Dalam arti lain, bahwa sehat juga menuntut perkembangan (kecerdasan) sebagai fungsi utama dari otak yang harus optimal dan tidak mengalami gangguan.

Stunting Berhubungan Erat dengan TInggi Badan dan Status Gizi
Sumber: www.sehatnegeriku.kemkes.go.id

Saat berat badan menggambarkan status gizi sekarang (dalam waktu dekat) maka tinggi badan berhubungan erat dengan status gizi dalam jangka waktu lama (tahunan) yang sudah terlewati. Eliminasi angka stunting di Indonesia menjadi perhatian tersendiri bagi masyarakat secara luas maupun bagi pemerintah Indonesia selaku penggerak perputaran pemerintahan. Pemerintah sebagai pemegang kebijakan juga lebih tertantang untuk menurunkan angka stunting demi mewujudkan Indonesia sehat.
Pentingnya keberadaan generasi yang sehat, tinggi dan cerdas di Indonesia membuatnya menjadi salah satu cara untuk menciptakan Indonesia Sehat dengan mencegah terjadinya stunting.

Apa itu stunting?

Definisi Stunting
Sumber: www.sehatnegeriku.kemkes.go.id

Stunting lebih dikenal dengan istilah kuntet, merupakan kondisi gagalnya pertumbuhan pada anak (pertumbuhan tubuh dan otak) akibat kekurangan gizi dalam waktu yang lama. Mengapa stunting harus dieliminasi? Karena stunting merupakan keadaan gagalnya pertumbuhan yang faktor penyebabnya dapat dicegah, bukan dikarenakan suatu variabel yang tidak dapat diperbaiki, seperti genetik. Adakah yang salah dengan stunting? Ya, stunting merupakan kegagalan, yang tentu saja akan berpengaruh terhadap masa depan anak yang mengalaminya. Bukan hanya masalah tinggi badan yang tidak sama dengan anak seusianya, namun pertumbuhan otak yang kurang optimal karena kondisi kekurangan gizi yang mempengaruhi perkembangan dan kecerdasannya di masa mendatang.

Di Indonesia angka prevalensi stunting masih relative tinggi. Dari data disebutkan bahwa prevalensi stunting pada tahun 2014 mencapai 32.9% dengan target tahun 2019 mencapai angka 28.0%, namun capaian di tahun 2016 sudah berhasil turun menjadi 26.1%.

Peran Ibu Hamil Dalam Pencegahan Stunting

Stunting pada dasarnya merupakan masalah kronis di Indonesia. Bagaimana cara Pencegahan Stunting? Sejak zaman dahulu kala hingga sekarang masih tetap bisa kita temui anak-anak dengan perawakan stunting atau lebih pendek dari anak seusianya. Mengapa peran seorang ibu menjadi sangat penting? Stunting merupakan kondisi yang disebabkan karena kurangnya kecukupan kebutuhan gizi yang berlangsung sejak anak masih berada dalam kandungan hingga usia dua tahun. Lebih tepatnya pada 1000 hari pertama kehidupan.

Nah, dari penyebab tersebut dapat dianalisa bagaimana caranya mencegah kejadian stunting yang masih cukup tinggi dialami oleh generasi di Indonesia. Benar saja, karena hampir seluruh waktu tersebut (1000 hari pertama kehidupan) peran seorang ibu masih sangat dominan. Bahkan, pencegahan dapat dilakukan semenjak perempuan (calon ibu) berusia remaja.

Sumber Makanan Bergizi dan Beraneka Ragam
Sumber: www.sehatnegeriku.kemkes.go.id

Sejak dalam kandungan status gizi ibu berpengaruh secara langsung terhadap status gizi bayi dalam rahimnya. Juga saat setelah lahir, pola asuh yang diberikan sangat mengandalkan peran ibu secara maksimal, mulai bayi dilahirkan hingga anak berusia baduta (bawah dua tahun). Faktor ibu beserta pola asuhnya yang kurang baik terutama pada perilaku dan praktik pemberian makanan kepada anak juga akan besar kemungkinannya menyebabkan anak stunting.

Luar biasa seandainya cita-cita Indonesia sehat dapat diraih dengan mudah. Sayangnya pada praktiknya tidak semudah itu. Masalah tak hanya pada seberapa besar para ibu bersedia menyuapi anaknya yang masih balita. Namun lebih kompleks dari itu semua, kebutuhan gizi untuk pertumbuhan dan perkembangan anak juga memerlukan jaminan ketersediaan bahan makanan di masing-masing rumah. Tentu menjadi PR (tugas) besar bukan hanya pada masing-masing orang tua. Lapangan kerja atau susahnya mencari nafkah untuk keluarga juga menjadi momok yang paling ditakuti bagi seluruh lapisan masyarakat di era sekarang ini. Bagaimana mau mencukupi kebutuhan gizi seluruh anggota keluarga, kalau mencari rejeki saja susah. Dari hal itulah mengapa angka stunting lebih sering muncul pada keluarga yang status ekonominya kurang beruntung.

Melihat definisi stunting, yang disebabkan gagalnya pertumbuhan karena kekurangan gizi terjadi pada 1000 hari pertama kehidupann, memberi celah kepada kita untuk mampu menganalisa bagaimana caranya memanipulasi keadaan agar anak-anak terhindar dari stunting.

Beberapa poin di bawah ini bisa diupayakan untuk mendapatkan kelahiran generasi bebas stunting, antara lain:
1. Remaja putri (calon ibu) dihindarkan dari kondisi anemia
2. Ibu hamil tidak kekurangan energi
3. Pemantauan tumbuh kembang bayi yang tepat dan akurat

Protein Hewani Untuk Mencegah Stunting
Sumber: www.sehatnegeriku.kemkes.go.id

Seorang ibu yang masa remajanya mengalami anemia dan kurang nutrisi bahkan hingga masa kehamilan dan laktasi akan sangat mempengaruhi pertumbuhan (tubuh dan otak) anak.

Selain faktor tersebut, ada beberapa faktor lain yang mempengaruhi pertumbuhan bayi dan anak di Indonesia, adalah:
a. Infeksi pada ibu
b. Kehamilan pada remaja (menikah muda)
c. Gangguan mental pada ibu
d. Anak dengan jarak lahir yang pendek
e. Hipertensi pada ibu hamil
f. Dukungan akses terhadap pelayanan kesehatan, juga
g. Sanitasi dan ketersediaan air bersih.

Intinya, stunting mudah sekali disebabkan oleh rendahnya akses terhadap makanan bergizi, rendahnya asupan vitamin dan mineral dan buruknya keragaman pangan dan sumber protein hewani.

Peran Pemerintah Dalam Pencegahan Stunting

Peran pemerintah dalam upaya untuk menurunkan kejadian stunting di Indonesia, terbagi menjadi dua macam intervensi:

1. Intervensi Gizi Spesifik
Intervensi ini berupa kegiatan yang ditujukan untuk meningkatkan status gizi terutama pada ibu hamil, di antaranya adalah:
– pemberian Tablet Tambah Darah, Promosi serta Suplemen gizi makro dan mikro.
– Penatalaksanaan gizi kurang / buruk, pemberian obat cacing dan Zinc untuk manajemen diare.

2. Intervensi Gizi Sensitif
Intervensi ini dilakukan dengan pendekatan secara langsung untuk:
– Pemantauan tumbuh kembang
– Penyediaan air bersih
– Pendidikan gizi
– Imunisasi
– Pengendalian penyakit
– Penyediaan jaminan kesehatan
– Program Indonesia sehat dengan Puskesmas dan Rumah Sakit.

Sayur Beraneka Warna Membantu Mencegah Stunting
Sumber: www.sehatnegeriku.kemkes.go.id

Dari pemaparan panjang lebar mengenai stunting tersebut, setidaknya faktor gizi yang cukup mendominasi dari rangkaian permasalahan yang ada. Alangkah baiknya jika mulai dari sekarang pola hidup dan pola makan mulai digeser ke pentingnya keragaman sumber nutrisi, bukan hanya pada rasa yang lezat saja. Perhatian terhadap kebutuhan gizi yang seimbang dan beraneka ragam semakin ditingkatkan terutama bagi kelompok perempuan remaja dan ibu hamil. Ibu yang sehat mencetak generasi yang sehat, tinggi, cerdas, tangguh dan bisa diandalkan. Yuk, cegah stunting dengan memperbaiki pola makan dan memperbaiki keragaman jenis makanan sebagai sumber nutrisi makro dan mikro. Demi Indonesia sehat yang memiliki generasi kuat dan cerdas.

HAIDH: KENAPA TIDAK BOLEH BERHUBUNGAN INTIM

HAIDH: KENAPA TIDAK BOLEH BERHUBUNGAN INTIM

Definisi haidh ada dua macam.

Haidh menurut Bahasa mempunyai arti mengalir.  Sedangkan menurut istilah, haidh adalah mengalirnya darah wanita pada waktu tertentu yang berasal dari dalam rahimnya, yeng merupakan luruhnya penebalan dinding rahim bagian dalam (endometrium) dikarenakan tidak adanya nidasi atau penanaman hasil pembuahan antara sperma dengan sel telur.

Haidh terjadi saat seorang perempuan mengalami baligh. Atau bisa dikatakan bahwa haidh merupakan awal bagi seorang perempuan bisa dikatakan baligh/dewasa.

Haidh merupakan kodrat alami seorang wanita yang langsung datang dari Allah melalui bermacam proses hormone yang berperan. Seorang perempuan tidak perlu dikucilkan, namun justru harus disayangi saat mereka sedang haidh. Lagi, seorang perempuan yang sedang haidh mengalami perubahan hormonal yang membuatnya cenderung labil, mudah emosi dan lebih banyak mencari perhatian. Oleh karena itu, dalam Islam diatur bahwa saat seorang perempuan sedang haidh harus banyak disayang.

Hal yang mutlak tidak boleh dilakukan saat seorang perempuan sedang haidh adalah berhubungan suami istri. Selain berpengaruh terhadap munculnya suatu penyakit, berhubungan suami istri saat istri sedang haid juga diharamkan.

Apa yang dapat terjadi saat seorang perempuan sedang haidh dan dipaksa tetap berhubungan badan?

Secara anatomi, saat terjadi haidh, terjadi peluruhan lapisan endometrium yang secara langsung juga terjadi rusaknya pembuluh darah (terbukanya pembuluh darah yang rusak) di jaringan tersebut. Pembuluh darah yang terbuka inilah yang membuat perempuan rentan mengalami gangguan kesehatan. Gesekan serta gerakan memompa saat berlangsungnya hubungan seksual disinyalir dapat menimbulkan terjadinya emboli udara yang masuk melalui pembuluh darah yang terbuka.

Emboli ini dapat mengalir mengikuti aliran darah yang akan berakhir sebagai sumbatan terhadap aliran darah yang mendarahi jantung melalui pembuluh darah jantung. Sumbatan tersebut bisa menyebabkan serangan jantung mendadak yang berujung kematian.

Pernah kah mendengar berita kematian seseorang saat sedang melakukan hubungan badan? Atau death on making love? Wallahua’lam bishawab.

Meski jarang terjadi, namun ancaman penyakit lain juga banyak mengintai pada orang-orang yang menghalalkan berhubungan badan dikala haidh. Sebut saja AIDs / HIV, cancer leher rahim, infeksi panggul dan masih banyak penyakit lainnya.

Lamanya haidh?

Membicarakan mengenai lamanya haidh, satu individu dengan individu lainnya belum tentu sama. Terkait berbagai hal yang mempengaruhinya. Antara lain adalah hormonal, keturunan, juga status gizi serta kondisi fisik organ reproduksi seseorang.

Secara umum lamanya haidh akan bervariasi antara 1x 24 jam hingga 15×24 jam.

Lantas bagaimana jika haidh melebihi 15 hari? Terkait dengan peraturan ibadah dalam Islam yang kerap berhubungan dengan masa haidh, ulama sebagian berpendapat bahwa haidh dengan durasi lebih dari 15 hari dimasukkan dalam kategori darah sitihadhah atau darah penyakit.

Pun, dari segi medis, haid yang terlalu lama biasanya mencerminkan adanya sesuatu “yang salah” di dalam sana. Oleh karena itu, ada baiknya juga bila seorang perempuan mengalami haidh lebih dari 15 hari untuk segera memeriksakan organ reproduksinya ke dokter kandungan. Untuk apa? Untuk memastikan bahwa di dalam rahim sana atau di dalam indung telur tidak ada penyakit tertentu seperti kista maupun myoma uteri.

Meskipun begitu, lagi-lagi, durasinya haidh disesuaikan dengan kebiasaan lamanya haidh masing-masing individu.

Ciri-ciri darah haid?

Gimana caranya membedakan antara darah haidh dengan darah biasa?

Beberapa ciri darah haidh berikut ini dapat sedikit membantumu:

  1. Darah haidh berwarna merah kehitaman, dan lebih kental disbanding dengan darah biasa
  2. Darah haidh berbau tidak sedap.
  3. Darah haidh susah mengeringnya

Bagaimana perlakuan Islam terhadap perempuan yang sedang haidh?

Lakukanlah semua (yang kalian inginkan) kecuali jima’ (HR. Muslim: 302)

Bahkan para ulama bersepakat akan haramnya jima’ bagi perempuan yang sedang haidh.

Kapan datang dan perginya darah haidh?

Datang haidh: Mengalirnya darah yang merah kehitaman, pekat dan tidak sedap pada waktu-waktu yang memungkinkan untuk perempuan haidh.

Berhenti haidh ditandai dengan:

  1. Jufuf (Kering): seorang perempuan haidh meletakkan tisu di kemaluan, jika tisu itu keluar dalam keadaan kering maka berarti telah suci.
  2. Al Qoshotul Baidho’: yaitu cairan putih yang keluar dari Rahim perempuan ketika telah selesai masa haidh, jika seseorang telah mendapati keberadaan cairan putih ini maka ia telah suci.

Baca juga tentang Khitan putri