CARA MERAWAT LUKA DI BIBIR DAN SEKITAR MULUT

Berikut ini tips cara merawat luka di bibir dan sekitar mulut. Jika tanpa sengaja ternyata bibir kita terluka, jangan asal dalam membersihkannya.

Siang ini, aku sharing hal yang sepele tapi kadang membuat kita panik. Hmm, gimana nggak panik coba? Pagi-pagi dalam keadaan tenang, nyaman, tentram, tiba-tiba si kecil jatuh saat turun dari kasur. Padahal kasurnya udah di setting sedemikian rupa di lantai. Tentu tujuannya agar si kecil lebih aman dari kejadian jatuh yang tidak bisa ditebak sebelumnya, seperti pagi ini. Hiks.. Syediiih. Panik, si dedek nangis kejer. Saat lihat mukutnya berdarah, makin panik! Hehe.. Maklum hati emak, sapa yang tega liat baby-nya berlumuran darah yak?! Untung dalam hitungan detik bisa juga kuasai emosi, kulihat mukutnya yang berlumur darah itu, kupastikan bibir, lidah dan gusi  serta gigi-gigi, cari tahu kira-kira yang memungkinkan darah itu bersumber dari mana? Yang jelas pasti ada luka diantara bagian-bagian yang kusebut tadi.

Benar juga, ternyata bibir atas bagian kanan yang luka. Kupastikan lebih lanjut untuk melihat lukanya, syukur alhamdulillah tidak robek, hanya lecet membentuk gigi. Ah, rupanya jatuh tadi menyebabkan benturan antara gigi seri atas dengan bibir, alhasil gigi gumpil, bibirpun lecet. Meski hanya lecet, luka di bibir biasanya menyebabkan darah yang keluar terkesan lebay, karena mukosa bibir termasuk bagian yang banyak mengandung pembuluh darah kecil.

Berikut, ada beberapa tips merawat luka (terutama luka baru) di bibir:

1. Stop, jangan panik! Sebesar apapun masalah kalau kita menghadapinya dengan panik, jelas tidak membantu, malah semakin kacau jadinya,

2. Jika berdarah, pastikan sumber perdarahan, apakah di bibir, lidah, gusi dan bagian lain yang dikeluhkan si anak,

3. Jika sudah ditemukan sumber perdarahan, segera cek apakah lukanya hanya lecet biasa atau berupa robekan,

4. Jika luka robek, segera tekan luka dengan tissue bersih atau kain bersih, untuk mencegah perdarahan lebih banyak. Bawa periksa anak ke tempat dokter atau RS terdekat, untuk segera mendapat perawatan yang semestinya. Bisa jadi, luka robek harus dijahit atau jika robeknya kecil bisa tanpa jahit luka, tapi sebaiknya segera periksakan kepada tenaga kesehatan yang berkompeten,

5. Jika ternyata lukanya hanya lecet biasa, segera tekan dan bersihkan luka dengan kain bersih atau tissue bersih, dan segera kompres dengan air es, untuk menghentikan perdarahan.

6. Jaga agar luka di bibir tetap bersih, hati-hati dalam menyikat gigi,

6. Berikan makanan yang lembut dahuku hingga luka bibir sembuh, untuk mengurangi aktifitas mengunyah yang akan membuat luka semakin sakit.

7. Minum biaa menggunakan pipet/sedotan dahulu untuk memudahkan anak.

8. Jika anak terlalu kesakitan sebaiknya juga diperiksakan ke dokter terdekat.

Begituu, sedikit tips dari aku ya, semoga bermanfaat. Kebetulan pagi tadi anak bungsu bibir kejedot lantai, jadi deh ide bagi-bagi ilmu ini. Terima kasih.

Salam,

-EW-

Written by

70   Posts

Eka Wahyuni Tinggal di Jogja, Bunda dari 3 bocah hebat shaleh dan shaleha ini mempunyai kepribadian hangat dan supel. Selain aktif di sebuah klinik di Jogja, juga aktif berkomunitas dengan sesama penulis dan Blogger di Jogja. Senang sekali berbagi, ilmu, pengalaman, motivasi juga hal-hal positif lainnya. Kontak dan kerjasama bisa dihubungi melalui: Email: ekabyan@gmail.com
View All Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: