5 TIPS TETAP SEHAT DI TENGAH PANDEMI

Ini adalah putaran pertama, tapi napas rasanya sudah mulai memburu. Ditambah lagi masker yang semakin membuat oksigen seolah lebih sukar menerobos saluran napas.Kami berlima. Dengan formasi memanjang ke belakang. Paling depan ada suami yang diikuti oleh anak tengah. Lalu ada si bungsu, Ais berumur 4 tahun yang selalu semangat bangun sebelum subuh dan paling ribut ngajakin lari pagi.
Disusul saya dan paling belakang anak sulung kami yang kebetulan sudah beberapa pekan dirumahkan dari asrama pondok pesantren gegara pandemi ini.Sebenarnya kami tak lari. Kami hanya jalan berurutan sambil sesekali celoteh riang. Hari masih begitu gelap. Sengaja kami memilih waktu di mana kebanyakan orang masih enggan meninggalkan selimut.Ya, di tengah panasnya kasus pro dan kontra pemberlakuan “new normal” sedangkan angka infeksi terus naik di Indonesia, udara Jogja mulai terasa dingin akhir-akhir ini.New normal, tatanan kehidupan baru, masa transisi atau apalah sebutannya, ini adalah kondisi yang tiba-tiba memaksa merubah seketika peradaban manusia. Ancaman pandemi masih mencekam, namun kebutuhan ekonomi tak lagi memiliki batas kesabaran, hanya untuk bertahan.Kemana-mana harus memakai masker, faceshield untuk melindungi diri, juga menghindari kontak sesama manusia.Sekolah dari rumah, kerja dari rumah, main di rumah dan hanya sesekali saja keluar rumah untuk berjemur.Kami sepakat memilih keluar keliling kampung di pagi buta. Berusaha menghindar dari kerumunan banyak orang beraktifitas pagi yang biasanya tak pernah sepi.
Ingin rasanya melepas masker! Mungkin virus-virus itu belum genap nyawanya di dinginnya pagi. Atau siapa tahu mereka sudah mati tanpa inang yang melindungi.
Tapi urung.
Covid-19 terlalu serius untuk disepelekan!Saya tak akan membahas tentang apa itu virus Corona penyebab pandemi Covid-19 karena sudah ratusan sumber yang menjelaskan dengan gamblang.
Saya pengin berbagi pengalaman kami sekeluarga untuk mencegah, menghindar dan tetap bertahan meningkatkan kualitas hidup di tengah semua keterbatasan gerak.

Tujuh Tips Tetap Sehat di Tengah Pandemi:

Tips ini sederhana dilakukan, tapi butuh konsistensi dan prinsip yang kuat untuk mempertahankannya hingga kelak insyaallah pandemi ini bisa terkendali lebih baik.

1. Menguatkan Spiritual

Banyak bersyukur dan Berharap hanya kepada Allah, Tuhan semesta alam, merupakan satu cara memperkuat spiritual kita.
Bagaimana pun stressnya memaksa diri untuk tidak lagi bebas bergerak, namun cukup baca berita berbagai cerita para pasien yang terkena mampu menyadarkan bahwa longgarnya saluran napas untuk menarik oksigen adalah hal sepele yang cukup membuat kita tak berhenti bersyukur.
Perbanyak ibadah, mendekatkan diri kepada sanga khalik, perbanyak berbagi terhadap sesama meski tak dikenal namun kita mampu menilai seberapa membutuhkan ia.
Percaya bahwa pencipta virus hanyalah Allah dan yang berkehendak untuk mengakhiri pandemi ini hanya kuasaNya. Kita hanya berkewajiban maksimalkan usaha dan ikhtiar dengan ilmu yang sudah diturunkanNya.

2. Menjaga kebersihan dan Kekuatan Fisik

Cara ini lazim dilakukan dan sedang trend dengan hal sederhana, cuci tangan rutin menggunakan sabun.
Selain cuci tangan, penggunaan masker juga merupakan langkah untuk menjaga kebersihan fisik, menghalau virus maupun bakteri yang disebar oleh banyak orang, agar tidak masuk ke tubuh kita.

3. Menguatkan Imunitas Tubuh

Tujuannya adalah membentuk pertahanan tubuh yang kuat sehingga saat ada virus yang tak sengaja masuk ke tubuh kita akan segera kalah oleh tentara-tentara tubuh hang kita miliki.
Cara ini meliputi:
– Menjaga asupan nutrisi melalui makanan gizi seimbang yang kita konsumsi setiap hari. Tak harus yang mahal, namun kita bisa memanfaatkan bahan makanan yang ada di sekitar kita. Sayuran dan buah beraneka warna, perbanyak minum air putih. Bila ada tambahan suplemen seperti madu, habatussauda, buah kurma juga bisa dimanfaatkan.- Aktifitas, bermain sambil berjemur di halaman rumah untuk mendapatkan paparan sinar matahari yang mengaktifkan vitamin D yang bertugas meningkatkan kekebalan tubuh.- Olahraga rutin di pagi hari minimal 30 menit. Minimal olahraga sederhana yang tidak memerlukan banyak syarat dan alat. Contohnya lari pagi, senam di halaman rumah atau bersepeda keliling kampung. Namun perlu diingat, protokol kesehatan harus tetap dijaga dan dilaksanakan.- Istirahat yang cukup
Jangan sepelekan istirahat. Meski seolah tak melakukan apa-apa, justru dengan berdiam diri atau tidur akan merilekskan seluruh otot yang ada di tubuh kita. Selain menghemat, istirahat juga mampu menghimpun energi baru yang akan mempengaruhi kekebalan dan kekuatan tubuh kita.

4. Menjaga Komunitas Sehat

Ibarat orang haus yang disuguhi segelas air es, New normal yang diberlakukan oleh pemerintah juga merupakan kebijakan yang ditunggu. Tak ada lagi denda atau sanksi yang ditakutkan karena kita ingin keluar rumah untuk sekadar beraktifitas atau bekerja.Namun, setidaknya kebijakan ini juga memiliki dua sisi yang berlawanan. Kebijakan kita juga lah yang akhirnya akan menentukan bagaimana keberhasilan upaya kita untuk segera mengakhiri drama pandemi ini dengan selamat.Meskipun kini lebih bebas, namun lebih baik kita menghindar. Menghindar kerumunan, menghindar khalayak ramai dan menghindar aktifitas yang melibatkan orang lebih dari sepuluh.Pun, seandainya kita tidak bisa menghindar, kita harus mengupayakan menjaga kesehatan komunitas dengan tetap menjaga jarak satu sama lain minimal 2 meter, melengkapi atribut keamanan kesehatan seperti masker, faceshield dan juga tidak melakukan kontak fisik dengan orang lain.

5. Berkonsultasi Kesehatan dengan Ahli

Tak hanya sekolah, bekerja, seminar atau rapat yang kini dilakukan secara online. Konsultasi kesehatan pun kini bisa dilakukan dari genggaman tangan. Ada dokter-dokter Yang secara resmi membuka fasilitas tele-medecine, konsultasi penyakit hingga pengobatannya seperti apa.Hampir semua bisa dilakukan dengan cara online, meski ada kasus tertentu yang mewajibkan pasien harus diperiksa secara fisik.
Kita bisa dengan bebas mencari informasi yang valid tentang perkembangan kasus Covid-19 hanya dengan meng-klik alamat-alamat web yang resmi.Dan dalam sekejap, informasi apapun yang kita butuhkan akan dengan cepat kita peroleh.
Termasuk juga informasi di mana kita dapat melakukan Covid Test Terdekat.
Web resmi yang menyuguhkan informasi kesehatan secara benar salah satunya adalah Halodoc.Halodoc merupakan satu aplikasi kesehatan yang bisa kita akses untuk mencari informasi kesehatan, konsultasi kesehatan, membeli keperluan medis seperti obat, perlengkapan p3k atau mencari informasi rumah sakit terdekat di kota kita.Halodoc diprakarsai oleh Jonathan Sidharta, pada April 2016. Seiring dengan perkembangan kasus Covid-19, Halodoc juga memiliki fasilitas screening kasus Covid-19 yang bisa diakses oleh siapapun untuk memastikan gejala-gejala penyakit kronologi perjalanan kita termasuk yang beresiko tertular virus yang sekarang ini mendunia atau tidak.Kami mempercepat jalan ketika mulai berseliweran sepeda mendahului.
Ah, new normal. Benarkah ribuan jiwa telah rindu berkelana semenjak lebih dari 3 bulan berasa dipenjara?
Siap menjaga keluarga kita dari virus Covid-19??
Semangat!

Written by

70   Posts

Eka Wahyuni Tinggal di Jogja, Bunda dari 3 bocah hebat shaleh dan shaleha ini mempunyai kepribadian hangat dan supel. Selain aktif di sebuah klinik di Jogja, juga aktif berkomunitas dengan sesama penulis dan Blogger di Jogja. Senang sekali berbagi, ilmu, pengalaman, motivasi juga hal-hal positif lainnya. Kontak dan kerjasama bisa dihubungi melalui: Email: ekabyan@gmail.com
View All Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: