5 Hal Yang Paling Ditakuti Pasca Operasi SC, No 5 Paling Bikin Keringat Dingin

SC atau operasi Secsio Caesaria merupakan tindakan yang menyeramkan bagi sebagian perempuan. Terkadang membuat keringat dingin keluar saat mendengar keputusan ini harus dijalani.

Namun, tak hanya proses operasinya saja yang membuat takut. Pasca tindakannya juga tak kalah menyeramkan.
Alih-alih bisa fokus ke merawat bayi baru lahir yang baru saja belajar menyusu, kita malah disibukkan dengan rasa pedih pada bagian luka bekas operasi. Pedih dan sakit juga kaku pada bekas operasi SC satu hal yang pasti.

Berkaitan dengan semua itu, ada 5 hal yang makin bikin perempuan yang baru saja dioperasi SC merasa “seram dan tidak aman”:

1. BATUK

Batuk, siapa yang tak mengenal gejala ini. Refleks tenggorokan dan saluran napas untuk mengeluarkan benda asing ini sangat ditakuti oleh perempuan pasca SC.

Pasalnya, tak hanya sensasi tak nyaman di tenggorokan saja, namun saat refleks ini muncul, otot perut akan otomatis berkontraksi dengan kekuatan ekstra. Bisa membayangkan betapa perih dan sakitnya luka bekas operasi di perut bagian bawah ini saat batuk?

Nah, solusi dari masalah ini adalah sebisa mungkin perempuan hamil menjaga kesehatan agar tidak tertular penyakit batuk menjelang persalinan.

Caranya? Menjaga pola makan yang aman, menjauhi sumber penyakit, memakai masker saat keluar rumah, juga senantiasa mencukupi kebutuhan minum air putih untuk menjaga tenggorokan selalu lembab.

Bagi yang baru saja menjalani operasi SC, sediakan selalu air putih, setiap terasa mau batuk segera minum air putih.

2. BERSIN

Senada dengan batuk, bersin juga merupakan refleks saluran napas untuk mengeluarkan sesuatu yang dianggap berbahaya bagi tubuh. Bedanya, refleks ini lebih didominasi oleh organ hidung untuk mengeluarkan debu atau alergen yang masuk ke sana.

Jika batuk bisa ditahan dengan ber”dehem” dan minum air putih, maka bersin justru tak bisa ditahan sama sekali saat dia mau keluar.

Seandainya di lain situasi, bersin merupakan kenikmatan tersendiri bagi kita. Setelah bersin kita akan merasakan sensasi lega yang nyaman sekali.

Namun, tenang, ternyata bersin pun bisa dicegah. Teruntuk perempuan pasca SC yang takut bersin, trik ini bisa dicoba.

Saat refleks bersin terasa, cobalah untuk segera memencet (menutup) hidung sambil kita menahan napas. Bukalah saat refleks bersih dirasa sudah hilang. Jika masih terasa, segera ulangi hal yang sama. Biasanya trik ini langsung berhasil.

3. TERTAWA

Tertawa, seharusnya menjadi hal yang menyenangkan dan menghibur. Namun beda saat tertawa harus dilakukan oleh perempuan pasca operasi SC.

Nah, untuk tertawa ini jauh lebih bisa ditahan karena kita bisa meminta orang-orang di sekitar kita untuk menunda “lawakannya” dulu sampai kita benar-benar sembuh dan pulih.

4. BELAJAR JALAN

Yes, jalan udah bukan hal yang perlu dipikirkan lagi seharusnya. Tapi, bagi kita yang udah semrintil lari aja ternyata harus belajar jalan lagi setelah menjalani operasi SC.

Tak hanya jalan, bahkan duduk tegak pun harus belajar.
Ini juga merupakan hal yang ditakuti oleh perempuan pasca SC. Tak hanya karena sakit sebenarnya, namun karena kaku otot sekitar luka dan efek anestesi yang membuat lemas otot betis dan paha juga menyumbang kesulitan untuk berjalan.

Pada tahap ini sudah mulai kompleks penanganannya dan harus bertahap.

Untuk awalan kita harus melakukan stretching otot2 kaki, juga seluruh persendian kaki, atur pernapasan dada dan perut. Baru setelahnya latihan bangun dari tempat tidur, duduk tegak dan berjalan ke kamar mandi agar bisa BAK dan BAB secara mandiri.

saat ini kateter untuk BAK dan infus sudah dilepas semua, juga kondisi ibu secara umum sudah baik dan stabil. Tidak ada lagi masalah kesehatan lain selain luka bekas operasi.

5. BUANG AIR BESAR

Pekerjaan (rutinitas) simpel yang tak memerlukan SOP ini, harusnya lancar2 saja. Namun pada kenyataannya, bagi perempuan yang baru saja menjalani operasi SC, BAB adalah momok menakutkan berikutnya.

Setelah BAK lancar, dan bisa sedikit lancar berjalan, muncul kekhawatiran baru karena lebih dari 3 hari belum juga muncul hasrat ingin BAB.

Lha, gimana tidak khawatir? Makan lancar dan cenderung lebih dari biasanya, menu lengkap mulai dari karbo-karboan, protein, lemak, serat sayuran dan buah, juga minum susu atau minuman suplemen lainnya tapi sisa makanan belum juga mau keluar?

Hmmm, tenang! Aku pun sempat konsultasi sama orang yang lebih berpengalaman. Mereka adalah beberapa teman yang pernah menjalani operasi SC.

BAB akan datang tepat pada waktunya tanpa diminta. Biasanya pas seminggu pasca SC. Selain karena sisa makanan yang sudah banyak, kondisi otot perut, usus juga sudah mulai pulih dari pengaruh anestesi yang cukup melemahkan. Memang anestesi hilang 2-3 jam setelah operasi, tapi efek kekuatannya berlangsung bertahap.

Saat seminggu berlalu pun, refleks ingin BAB mulai dapat dirasakan. Dan, masyaallah! Ajaibnya kekuatan perut untuk mengejan juga mulai ada. Bersamaan dengan luka operasi juga sudah mulai sembuh sehingga tidak begitu nyeri saat mengejan.
Oh iya, mengejannya juga tidak perlu yang ekstra, selow saja. Kalau belum keluar saat itu ya tunggu lagi, sampai akhirnya bisa keluar.

Ini adalah hari ke 7 pasca operasi SC pertamaku (sebelum2nya lahiran normal) dan u udah membuktikannya endiri. Alhamdulillah, legaa!

Alhamdulillah, problematika pasca SC satu persatu terselesaikan. Saatnya kembali percaya diri, memulihkan semuanya. Lanjut belajar jalan agar semakin gesit, belajar mandi tanpa membasahi luka operasi, fokus mengurus bayi tanpa kesakitan.

Nah, di semua proses ini tentu kita tak bisa menghadapinya sendiri. Kita membutuhkan partner. Siapa itu? Adalah suami tercinta. Beliaulah yang banyak sekali berperan selama masa kesulitan itu. Komunikasi yang baik akan membuat semuanya berjalan dengan indah dan lancar.

Tentu saja, keterlibatan Allah di dalamnya juga nomor satu.
Selamat menjadi ibu! Tetap semangat, bahagia dan terus menerus bersyukur agar semua nikmat senantiasa ditambah oleh Allah SWT. Aamiin yaa Rabbal’alamin.
Thanks Allah ku. Thanks suamiku!

Written by

73   Posts

Eka Wahyuni Tinggal di Jogja, Bunda dari 3 bocah hebat shaleh dan shaleha ini mempunyai kepribadian hangat dan supel. Selain aktif di sebuah klinik di Jogja, juga aktif berkomunitas dengan sesama penulis dan Blogger di Jogja. Senang sekali berbagi, ilmu, pengalaman, motivasi juga hal-hal positif lainnya. Kontak dan kerjasama bisa dihubungi melalui: Email: ekabyan@gmail.com
View All Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: